Ciri Pelayanan Buruk, Tak Disukai Pelanggan! – Konsumen adalah komponen penting bagi jalannya sebuah usaha, karena konsumen menjadi tolok ukur seberapa berhasil upaya bisnis yang dilakukan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga pelayanan kepada pelanggan agar mereka betah dan loyal terhadap brand Anda.
Namun tak jarang pelanggan juga tidak menyukai pelayanan yang diberikan. Apa penyebabnya? Tentu bermacam-macam, tergantung dari model pelayanan dan karakter yang disukai masing-masing pelanggan. Namun semestinya seorang pengusaha mampu menerapkan pelayanan yang umum dan wajar di mata customer.
Ciri Pelayanan Buruk, Tak Disukai Pelanggan!
Komunikasi adalah cara terbaik dalam memberikan pelayanan optimal. Anda bisa memahami apa yang diinginkan oleh pelanggan, apabila komunikasi Anda dengannya juga baik. Latih potensi ini dengan sering berlatih dalam forum-forum Pelatihan Komunikasi. Bagaimana mengidentifikasi sebuah pelayanan yang tak optimal? Cermati Ciri Pelayanan Buruk berikut ini,
1. Cuek terhadap Customer
Jangan salahkan apabila pelanggan Anda apatis terhadap Anda, jika Anda pun bersikap apatis juga terhadap mereka. Semua orang pasti ingin diperhatikan, terlebih seorang konsumen yang dinobatkan “raja” yang harus dilayani dengan baik saat melakukan transaksi.
Perusahaan Anda bisa menerapkan sebuah pakem khusus sebagai bentuk pelayanan khusus kepada pelanggan. Misalnya dengan rutin menghampiri pelanggan yang baru masuk untuk ditanya kebutuhannya.
2. Tidak Menyapa
Ya, sapaan termasuk bentuk perhatian. Jika Anda menyapa pelanggan yang datang ke toko, maka tindakan tersebut akan disukai olehnya. Anda bisa menyampaikan sapaan dengan berbagai cara, misalnya berbicara “Selamat Pagi“, “Selamat Datang“, “Adakah yang bisa dibantu?“, dan lain sebagainya.
3. Mengabaikan Komplain
Perusahaan harus bisa menganggap komplain sebagai sebuah nasehat dan poin evaluasi. Semestinya, komplain tidak dijadikan sebagai narasi yang intimidatif terhadap Anda, namun harus dijadikan pertimbangan untuk menghasilkan pelayanan yang lebih baik.
Anda hanya perlu mendengarkan dengan baik, apa saja keluh-kesah yang dialami customer. Berikan feedback sesuai dengan apa yang Anda bisa lakukan, dan tentu bisa menuntaskan problem customer.
4. Pelayanan Terlalu Lama
Semakin efektif & efisien pelayanan yang bisa diberikan, semakin tinggi nilai kepuasan yang bisa dirasakan pelanggan. Seorang konsumen datang dengan sebuah masalah, jika Anda mampu membantu menuntaskannya secara cepat, maka mereka pun juga semakin senang.
5. Menyatakan Kalimat Usiran
Apa yang harus dilakukan saat toko Anda sudah waktunya tutup, namun masih ada beberapa konsumen yang ingin membeli barang? Anda bisa memilih dua cara, pertama profesional untuk tetap menutup toko, dengan syarat menyatakan kalimat yang baik. Kedua, Anda bisa tetap melayaninya. Tentu masing-masing pilihan memiliki risikonya masing-masing.
Jaga pelayanan Anda agar tetap maksimal dengan menjaga komunikasi kepada pelanggan. Hal ini memberikan signifikansi bahwa communication skills adalah faktor penting untuk kesuksesan pelayanan kepada pelanggan.
Asah potensi ini dengan mengikuti Pelatihan Komunikasi. TDX menyediakan program terbaik bagi Anda yang ingin meningkatkan potensi skill. Ingin konsultasi seputar pelaksanaan program training & coaching? Segera hubungi Admin di bawah ini, Salam Confidence!