Jangan Khawatir, Ini 5 Cara Menarik Pelanggan yang Hilang!– Apakah perusahaan atau brand  milik Anda pernah mengalami churn? Churn adalah sebuah keadaan di mana pelanggan tidak lagi menyatakan kesediaannya untuk memperpanjang transaksi, atau dalam hal lain tidak ingin berlangganan kembali.

Apa yang menyebabkan keadaan ini bisa terjadi? Tentu banyak aspeknya. Misalnya disebabkan oleh pelayanan Anda yang tak lagi maksimal, atau perusahaan Anda yang tidak bisa meningkatkan kualitas produk yang ditawarkan, dan masih banyak lagi.

5 Cara Menarik Pelanggan yang Hilang!

Menjaga relasi yang baik dengan pelanggan adalah kewajiban yang harus diinisiasi lebih awal. Pelanggan akan lebih loyal apabila ada interaksi yang humanis dan menguntungkan bagi mereka. Anda bisa melatih peluang ini dalam program Pelatihan Komunikasi, Anda akan diajarkan bagaimana memberikan pelayanan optimal kepada pelanggan.

Apakah bisa menggaet pelanggan kembali setelah mereka memutuskan hubungan dengan brand kita? Simak Cara Menarik Pelanggan yang Hilang berikut ini,

1. Email Re-engagement

Anda bisa mengirim email re-engagement kepada pelanggan apabila sudah diindikasi masuk pada tingkat skor engagement tertentu di bawah level yang sudah ditentukan. Dengan begini Anda memberi tahu mereka bahwa mereka tidak dilupakan dan sangat dirindukan.

2. Campaign Retargeting

Tetapkan campaign retargeting dengan iklan khusus untuk customer Anda yang hilang berdasarkan touch point mereka yang terlacak pada sistem Anda sebelumnya.

Gunakan data dan insight Anda untuk menargetkan pelanggan khusus ini dan ingatkan mereka tentang update produk terbaru Anda, rekomendasi produk berdasarkan pembelian mereka sebelumnya dan sebagainya.

3. Berikan Insentif Khusus

Siapa yang tak menginginkan diskon atau voucher penawaran produk? Kebanyakan orang pasti menantikan momen ketika mereka mendapatkan diskon dari sebuah produk. Penawaran semacam ini tentu akan menarik pelanggan yang sempat enggan untuk kembali ke brand Anda.

4. “We Fixed It” Campaign

Anda harus benar-benar menawarkan solusi realistis kepada pelanggan. Jangan sampai Anda mengabaikan feedback dan keluhan yang dilontarkan oleh pelanggan. Misalnya mereka mengeluh akibat pelayanan pembayaran yang kurang efisien, maka perbaiki sektor tersebut, guna memberikan indikasi bahwa Anda mendengarkan keluhan mereka.

5. Media Sosial

Media sosial menjadi solusi tepat untuk mengatasi kesenjangan interaksi antara perusahaan dan customer. Anda bisa lebih dekat dengan pelanggan melalui penggunaan media sosial secara optimal.

Interaksi-komunikasi kepada pelanggan semestinya dapat dijaga dengan baik. Upayakan potensi ini dengan melatih communication skill Anda maupun para pegawai. Undang TDX untuk memberikan coaching & Pelatihan Komunikasi. Anda bisa merasakan sesi training bersama master coach terbaik di Indonesia. Ingin join? Hubungi admin TDX di bawah ini, Salam Confidence!