Ampuh ! Ini Teknik Pernafasan Saat Akan Berbicara – Banyak hambatan yang bisa menghalangi Anda ketika melakukan pembicaraan kepada orang lain, baik personal maupun interpersonal. Beberapa di antara hambatan yang dimaksud adalah rasa cemas, tidak Pede, hingga panik eksesif. Banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi problem komunikasi tersebut. Salah satunya adalah dengan memperbaiki teknik pernafasan.

Ampuh ! Ini Teknik Pernafasan Saat Akan Berbicara
Teknik pernafasan yang baik, terlatih dan teratur merupakan sebuah modal vital bagi Anda untuk meningkatkan kepercayaan diri tatkala berkomunikasi. Inisiasi yang kontinu harus Anda aktualisasikan dengan terus-menerus. Hal ini untuk menstimulasi Anda agar terbiasa ketika berhadapan dengan orang lain. Simak teknik-tekniknya di bawah ini !
1. Praktikkan Luxury Breathing
Luxury Breathing bisa membantu Anda untuk memberikan perasaan yang lebih tenang dan melegakan. Teknik pernafasan ini bisa Anda praktikkan dengan berdiri tegak, kemudian mengangkat kedua tangan ke atas dan mengencangkan jari-jari tangan.
Selain itu, Anda bisa membuka mulut selebar mungkin dengan menjulurkan lidah. Teknik lainnya dari Luxury Breathing adalah dengan menarik napas sambil mengepalkan tangan ke belakang dan mengembalikannya ke posisi semula kembali. Lakukan ini dengan berulang-kali antara 3-5 kali.
2. Coba Forceful Breathing
Nah! Jika Luxury Breathing bisa memberikan rasa ketenangan bagi Anda ketika melakukan komunikasi, maka Forceful Breathing adalah upaya represifnya. Forceful Breathing bisa mengatasi perasaan getir dan cemas berlebihan.
Forceful Breathing bisa Anda lakukan dengan mencari tempat atau posisi yang paling nyaman, yakni bisa keluar memandang pemandangan atau hanya cukup berdiri di tempat yang tenang. Kemudian hembuskan napas dengan cepat lalu keluarkan suara bergumam, “hmmm…“. Ulangi hal tersebut 2-3 kali.
3. Sesuaikan Posisi Badan Anda
Terkadang, seseorang melupakan penampilan dan performa dirinya. Ia hanya tampil dengan seadanya tanpa gairah fisik yang optimal. Akibatnya, performa loyo ini akan berdampak pada efektivitas komunikasi yang dilakukannya, salah satunya mempengaruhi pernafasan.
Metode ketiga ini juga termasuk kiat efektif untuk Anda praktikkan. Anda semestinya memperhatikan postur tubuh saat akan, saat hingga pasca berkomunikasi. Anda bisa menegakkan badan sambil menarik bahu ke belakang. Pembiasaan ini akan bermanfaat untuk membuka lebih lebar lajur pernafasan Anda.
BACA JUGA: TIPS UNTUK MENJAGA SUARA, JAGA ASET BERHARGA!
4. Relaksasi & Olahraga Kecil
Sebagaimana pada metode-metode sebelumnya, Anda bisa melakukan gerakan-gerakan sederhana untuk memberikan efek relaksasi pada tubuh. Aktivitas relaksasi yang dimaksud bisa dilakukan dengan organ-organ yang masih berkait dengan pernafasan atau melalui anggota tubuh lainnya.
Benefitnya, Anda tentu akan lebih tenang dan enteng dalam hal penyesuaian suasana. Gerakan dan olahraga kecil akan membantu Anda agar santai dan dapat melenturkan otot-otot yang tegang.
5. Hirup Udara Segar
Terkadang fisik kita sudah siap dengan penguasaan yang juga optimal. Akan tetapi, kadang tempat tribune yang kita tempatilah yang membuat keadaan semakin memburuk. Bayangkan saja jika Anda harus perform di hadapan orang banyak dengan keadaan gedung yang panas, pengap atau bahkan terlalu dingin sehingga membuat badan Anda menggigil?
Anda bisa mengambil waktu sejenak untuk menikmati suasana di luar gedung. Upaya ini diikuti dengan aktivitas menghirup udara segar dengan dalam selama beberapa kali. Ini akan membuat Anda lebih rileks dan segar kembali.
Nah! Bagaimana dengan Teknik Pernafasan Saat Akan Berbicara di atas? Semoga bisa membantu Anda dalam mengatasi problem saat berkomunikasi.
Selain itu, Anda bisa mengembangkan kompetensi skill komunikasi dan public speaking Anda melalui kelasbicara.com by TDX Indonesia. Segera hubungi kami pada nomor di bawah ini. Salam Confidence!