Wajib Dikuasai, Pahami 3 Skills Dasar Konselor Ini! – Menjadi seorang konselor yang profesional tentunya membutuhkan sekelumit kompetensi yang wajib untuk dimiliki. Kompetensi yang optimum akan membantu Anda dalam menuntaskan problem profesi yang kemudian hari akan dihadapi.
Wajib Dikuasai, Pahami 3 Skills Dasar Konselor Ini!
Kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain, menjadikan profesi konselor patut untuk memahami bagaimana sebuah komunikasi bisa dijalankan dengan baik. Artinya, butuh daya interpretasi dan kemampuan penjabaran secara lengkap, agar mampu menangani problem klien Anda. Mappiare (2002) memberikan instrumen keterampilan dasar yang semestinya dikuasai oleh seorang konselor. Yuk, simak 3 Skills Dasar Konselor berikut ini,
1. Kompetensi Intelektual
Bidang konseling menjadikan alat pengetahuan sebagai salah satu instrumen paling utama dalam basis profesinya. Artinya, pengetahuan menempati instrumen pokok ketika memegang jabatan profesi sebagai seorang konselor.
Terlebih jika ditarik pada tugas dan fungsi konselor, yakni membantu menuntaskan problem yang dialami oleh kliennya. Maka konselor patut memiliki kemampuan untuk memahami secara fundamental persoalan yang terjadi dan konteks yang sedang berlangsung.
Tak hanya itu, Ia juga harus bisa meletakkan nalar berpikirnya secara rapi dan logis. Yakni dengan mengolah berbagai premis untuk disusun dalam rangka penyelesaian masalah melalui interaksi dengan klien.
2. Fleksibilitas
Persoalan yang kadang menghadiri seorang konselor sangat bermacam-macam. Hal ini mengindikasikan bahwa berbagai konteks persoalan para kliennya bisa menjadi tugas rumah seorang konselor.
Dalam hal ini, Latipun (2004) memberikan penekanan bagi seorang konselor untuk bisa fleksibel dan memiliki sifat adaptif. Artinya, konselor seharusnya dapat mengubah, memodifikasi dan menetapkan sebuah metode yang ia buat sendiri, apabila keadaannya tidak sesuai ekspektasi.
Proses konseling yang selalu dinamis inilah menuntut seorang konselor agar bisa merespons semua keadaan dengan ideal. Hal ini tentu bertujuan untuk terciptanya penyelesaian konflik yang dihadapi.
3. Interaktivitas
Tidak bisa dipungkiri, bahwa profesi konselor ini akan berhadapan dengan banyak orang yang menjadi klien. Anda selayaknya bisa menciptakan interaktivitas dengan klien. Yakni dengan menguatkan hubungan konseling, keselarasan, santai, hangat, terbuka dan saling menerima. Hal ini membutuhkan kompetensi penuh dalam bidang communication skills.
Kursus Public Speaking Online menjadi salah satu wadah bagi Anda untuk bisa meningkatkan communication skills. Dimentori langsung oleh Motivator Indonesia, Anda akan distimulasi dengan berbagai teknik komunikasi, confidence, bicara yang sistematis, mengolah kata, hingga bagaimana mempengaruhi orang lain. Menarik sekali bukan? Segera hubungi tim KelasBicara melalui kontak di bawah ini. Salam Confidence!