Cross Selling, Metode Komunikasi Bisnis Top! – Mimin dulu pernah membeli sebuah helm pada sebuah outlet perlengkapan berkendara di Yogyakarta. Setelah deal untuk membeli satu buah helm, seketika penjual helm berkata, “apakah kakak mau beli kain fiber berkualitas tinggi? Bermanfaat untuk membersihkan helm setelah dipakai “. Mungkin Anda juga pernah mengalami situasi yang sama?

Penjual biasanya juga akan menawarkan produk/ jasa lainnya ketika satu produk/ jasa telah deal. Hal ini bukan keadaan yang asing, sebab dinamakan dengan Metode Komunikasi Bisnis, Cross Selling. Karena relevannya kebutuhan, penjual berkesempatan untuk menawarkan produk/ jasa lain setelah terjadi satu transaksi pertama.

Cross Selling, Metode Komunikasi Bisnis!

Para pakar terkemuka menyatakan bahwa Cross Selling merupakan salah satu seni berjualan yang efektif. Cross Selling membutuhkan kemampuan interpretasi keadaan serta communication skill yang mengena. Bagaimana mengoptimalkannya?

Anda bisa join kelas Pelatihan Komunikasi bersama master coach handal & berpengalaman. Anda akan diajarkan bagaimana memaksimalkan komunikasi agar lebih impactful dan mengena di mata pembeli.

1. Kuasai Product Knowledge

Mengetahui berbagai hal terkait dengan produk/ jasa yang ditawarkan merupakan sebuah keharusan. Bagaimana bisa Anda menawarkan produk, namun tidak mengetahui seluk-beluk produk tersebut? Customer Service maupun seorang salesman harus mampu menguasai produk yang dibawanya.

2. Lihai Baca Keadaan

Pastikan bahwa pembeli sudah make sure dengan produk pertamanya. Hindari menawarkan Cross Selling ketika pembeli masih sibuk untuk memastikan produk utama yang ingin dibelinya. Anda harus menunggu dan bersabar untuk melakukan eksekusi.

3. Produk Harus Berkaitan

Sebagaimana persoalan helm di atas, penjual menawarkan produk yang masih berkaitan dengan pemeliharaan helm, yakni kain microfiber. Nah, pastikan bahwa produk/ jasa kedua masih berkaitan dengan produk utama yang terlebih dahulu dibeli oleh konsumen.

4. Product Bundling

Metode Cross Selling ini pula bisa dijadikan lebih praktis dengan melakukan product bundling. Kiat ini bisa dilakukan untuk memberikan paket praktis kepada konsumen untuk bisa membeli produk yang sudah dikemas dengan produk lainnya. Misalnya saat membeli handphone sudah termasuk soft case hp tersebut.

5. Minta Rekomendasi

Rekomendasi pihak ketiga seperti pelanggan lama, atau seorang ahli di bidangnya juga sangat mempengaruhi keputusan pelanggan untuk melakukan transaksi. Maka dari itu, Anda bisa cantumkan kolom testimoni di website Anda.

Nah, itulah metode Cross Selling yang dapat Anda aplikasikan saat menemui pelanggan yang sudah membeli produk pertama. Seni berkomunikasi yang baik dan tepat merupakan kunci eksekusi secara optimal.

Perkuat kompetensi ini dengan mengasah communication & public speaking skills. Anda bisa gabung kelas Pelatihan Public Speaking untuk mengasah kemampuan ini, tentunya dimentori oleh top trainer di bidangnya. Segera konsultasi & registrasi melalui admin di bawah ini, Salam Confidence!