5 Tips Kontak Mata Saat Komunikasi, Wajib Dipahami! – “Dari mata, turun ke hati “, adalah kalimat yang tepat untuk menitikberatkan bahwa kontak mata adalah hal yang sangat penting dalam komunikasi. Apabila seseorang mampu memainkan kontak mata secara optimal, maka makna yang mendalam dapat ditangkap oleh lawan bicaranya.

Pada kenyataannya, seseorang lebih merasa dihargai apabila ia ditatap matanya. Hal ini memang memberikan penanda bahwa Anda sedang berbicara dengan manusia, bukan benda. Jadi, dengan memberikan kontak mata yang tepat, Anda juga memberikan perhatian pada lawan bicara.

5 Tips Kontak Mata Saat Komunikasi!

Banyak aspek yang bisa dioptimalkan saat berkomunikasi. Anda bisa mendalaminya dalam kelas Pelatihan Komunikasi bersama KelasBicara.com. Tentunya, Anda akan dimentori langsung oleh master coach  handal & berpengalaman. Apa saja Tips Kontak Mata Saat Komunikasi? Simak selengkapnya berikut ini,

1. Aspek Keseriusan

Kontak mata adalah indikasi bahwa ada keseriusan yang intens yang dibangun dalam pembicaraan. Kontak mata dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan maksud atas ketertarikan obrolan yang sedang dijalin oleh dua orang atau lebih. Jadi, kontak mata menjadi salah satu aspek yang signifikan.

2. Jangan ke Area Sensitif!

Alih-alih memberikan kontak mata, namun jangan salah area! Jika Anda memberikan kontak mata, maka lihat sekitar wajah seperti matanya langsung, area di tengah kedua mata, atau kening. Jangan sampai Anda fokus untuk memerhatikan spot area yang sensitif, sebab tindakan tersebut bisa menyinggung lawan bicara Anda.

3. Lihat Semua Audiens

Apabila Anda tengah melangsungkan public speaking atau bicara di depan publik (pidato, khutbah, dsb.) maka Anda bisa mengaktualisasikan kontak mata ini juga. Bagaimana caranya? Anda bisa menyampaikan perhatian dengan melihat satu per satu audiens, jadi mereka semua merasa bahwa Anda care terhadap mereka.

4. Jangan Berlebihan

Anda tidak harus memperhatikan lawan bicara Anda dari awal obrolan hingga di akhir obrolan. Sesekali, Anda boleh mengalihkan perhatian untuk sebagai rileksasi dan agar tidak terkesan terlalu kaku dan formal. Misalnya seperti melihat atas, bermain pulpen dan lain sebagainya. Namun ingat, hanya sebagai selingan ya!

5. Perhatian, Tak Hanya Kontak Mata!

Banyak faktor untuk mengindikasikan bahwa Anda meletakkan perhatian saat berkomunikasi, tak hanya kontak mata. Anda bisa mengolaborasikan dengan body language yang tepat, perkataan yang humanis dan tidak menyakiti.

Melihat berbagai aspek yang bisa menghasilkan komunikasi yang efektif dan tepat, Anda semestinya bisa memaksimalkannya. Skill komunikasi adalah alat yang bisa dioptimalkan secara berkelanjutan.

Join Pelatihan Komunikasi bersama KelasBicara.com, Anda akan dimentori langsung oleh Motivator Indonesia terbaik. Para peserta training akan didorong untuk bisa pede, sistematis dalam bicara serta powerful dan berdampak. Ingin join kelas training? Atau mengundang tim KelasBicara.com untuk mengisi di acara gathering perusahaan Anda? Segera hubungi Admin di bawah ini, Salam Confidence!