Cermati ! Tipe-tipe Seorang Komunikator – Menjadi seorang komunikator handal, tentu harus membekali diri dengan kompetensi skills komunikasi & public speaking yang baik. Potensi ini sebenarnya bisa terus Anda asah menuju arah progresif agar semakin maksimal. Upaya ini semestinya bisa Anda gagas mulai dari sekarang.
Namun, setiap komunikator tentu mempunyai karakteristik dan style -nya masing-masing. Karakteristik yang khas ini akan mengantarkan seorang komunikator untuk mewujudkan suatu komunikasi efektif dengan metodenya sendiri. Apakah memang style tersebut cenderung aktif, pasif ataupun sebagainya. Perlu teknik dan stimulan tertentu dalam mengelola efektivitas skills ini.
Untuk mengetahui ciri-ciri tersebut sedari awal, simak artikel tantang Tipe-tipe Seorang Komunikator berikut ini,
Cermati ! Tipe-tipe Seorang Komunikator
Kenali jati diri Anda sekaligus bagaimana karakteristik khusus yang Anda miliki. Maksimalkan potensi tersebut dengan spesialisasi khas milik Anda. Cermati ! Tipe-tipe Seorang Komunikator di bawah ini,
1. Komunikator Agresif
Tipe seorang komunikator yang agresif adalah jenis karakteristik yang cenderung aktif dalam segala percaturan komunikasi. Artinya, terdapat kecenderungan secara superior dalam mendominasi suatu interaksi antara seorang komunikator dengan komunikan. Tendensi superioritas ini akan menuntut seseorang untuk ingin diperhatikan, didengarkan dan dituruti segala kemauannya.
Banyak faktor yang mempengaruhi seorang komunikator memiliki karakter yang agresif dalam komunikasi. Sebut saja seperti senioritas, perbedaan level jabatan ataupun memang karakter aslinya yang seperti itu. Beberapa impak dari perangai komunikasi yang agresif ini adalah :
- Sulit untuk menerima kritik maupun saran dari orang lain;
- Enggan menjadi pendengar pada sebuah forum diskusi;
- Cenderung ingin dominan dalam suatu kelompok.
2. Komunikator Pasif
Jenis komunikator ini menjadi kebalikan dari tipe komunikator sebelumnya. Komunikator Pasif adalah karakteristik komunikator yang cenderung menyingkap dirinya dan minim dalam berbicara. Komunikator Pasif akan cenderung akan menutup dirinya untuk meminimalisir kontak interaksi dengan orang lain. Mudahnya, bahasa yang relevan untuk seorang komunikator pasif sekarang ini adalah orang yang Introvert.
Dalam sebuah tim, sebenarnya tipe komunikator pasif ini terkadang merugikan suksesi suatu tim kerja. Sebab, Ia akan cenderung tidak begitu kritis terhadap suatu hal yang menyangkut urusan kerja, menerima segala apa yang diatur padanya dan juga rentan tertekan karena tidak mau mengungkapkan apa yang sedang dialami.
Apakah Anda termasuk dalam kategori komunikator pasif?
3. Komunikator Asertif
Tipe komunikator asertif sebenarnya merupakan kombinasi antara jenis komunikator agresif dan pasif. Komunikator asertif ini mampu memadukan sebuah produktivitas komunikasi yang aktif dengan imbang dan stabil.
Komunikator asertif ini akan mengupayakan dirinya untuk selalu berada di tengah-tengah sisi. Artinya, integritas seorang komunikator asertif akan lebih bersifat menengahi dalam suatu perkara, yang mana tidak dominan dan juga tidak terlalu pasif.
Ia akan selalu memperhatikan balance dari jalannya suatu kontestasi perbincangan, khususnya pada arah komunikasi interpersonal. Komunikator asertif mampu untuk menyerap segala respon topik dari segala sisi dalam menemukan titik temu yang majemuk di suatu kelompok.
Nah! Manakah tipe karakteristik Anda? Apakah Agresif ? Pasif? Atau mampu berkombinasi melalui tipe Asertif?
Temukan potensi maksimal dari skill komunikasi & public speaking Anda melalui kelasbicara.com by TDX Indonesia. Anda bisa berkonsultasi dengan trainer paling top di Indonesia dalam meningkatkan kualitas skills komunikasi & public speaking Anda. Hubungi kami segera pada kontak yang telah kami sediakan. Salam Confidence!