Mahir Komunikasi Non-Verbal? Pahami 3 Cara Ini! – Komunikasi merupakan salah satu metode untuk mencapai sebuah kesepahaman yang informatif maupun afektif dengan orang lain. Tidak hanya berbentuk sebuah kata-kata (verbal), melainkan juga dapat diwujudkan melalui komunikasi yang berbentuk bahasa tubuh (non-verbal).
Menurut Yeo (2003), penampilan dan sikap seseorang dapat menunjukkan betapa besarnya sebuah atensi dan keprihatinan terhadap sebuah persoalan seseorang. Sikap di sini merupakan jalan keluar bagi sebuah respon yang tak dapat diwujudkan dalam bentuk verbal. Oleh karena itu, komunikasi non-verbal juga sangat esensial.
Mahir Komunikasi Non-Verbal? Pahami 3 Cara Ini!
Komunikasi nonverbal merujuk pada penggunaan isyarat, gerakan tubuh, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh untuk berkomunikasi tanpa menggunakan kata-kata. Ini adalah bentuk komunikasi yang sangat penting dan dapat memberikan informasi tambahan yang berharga selain apa yang diucapkan dalam kata-kata.
Ada banyak hal yang bisa Anda praktikkan untuk mengaktualisasikan sebuah komunikasi non-verbal. Namun terdapat 3 Cara Komunikasi Non-Verbal yang paling mendasar. Yuk, simak berikut ini,
1. Posisi Badan
Posisi badan Anda sangat mempengaruhi bagaimana respon komunikasi dengan orang lain. Posisi badan ini juga menyangkut dengan ekspresi wajah dengan isyarat anggota tubuh lainnya.
Dalam hal ini, Anda bisa menerapkan (1) duduk yang nyaman dengan posisi ideal dengan lawan bicara, (2) responsif dengan ekspresi wajah mengikuti alur pembicaraan yang sedang dibicarakan, (3) badan yang tegak lurus untuk memberikan kesan bahwa Anda serius atau siap dengan komunikasi tersebut.
2. Kontak Mata
Arah mata ketika berkomunikasi merupakan salah satu cara dalam memberikan respect kepada lawan bicara. Bayangkan saja ketika Anda sedang berbicara, namun kolega Anda tidak memandang Anda, melainkan fokus dengan arah lain (bermain hp, memperhatikan orang lain, dsb.)
Maka dari itu, kontak mata masuk dalam kategori komunikasi non-verbal yang sangat penting. Anda selayaknya bisa menatap mata lawan bicara Anda dengan intens dan menunjukkan ketertarikan pembicaraan.
3. Pendengaran
Kita mengetahui bahwa komunikasi tidak dijalankan hanya dalam jalur satu arah. Artinya, komunikasi juga dilakukan secara interaktif dengan lawan bicara Anda. Untuk itu, Anda juga sebaiknya mampu untuk melatih kemampuan pendengaran, yang mana ahli untuk menginterpretasikan, hingga merumuskan sebuah tanggapan yang akan disampaikan padanya.
Komunikasi nonverbal dapat membantu seseorang memahami konteks dan arti yang terkandung dalam komunikasi lisan, serta membantu dalam membentuk hubungan yang sehat dan efektif dengan orang lain.
Nah! Kursus Public Speaking Online bersama Motivator Indonesia adalah wadah yang tepat bagi Anda untuk meningkatkan kualitas komunikasi. Anda akan diajarkan berbicara secara powerful dengan memanfaatkan potensi bahasa tubuh yang dimiliki agar lebih berpengaruh. Segera hubungi kontak di bawah ini untuk tawaran dan program menarik ! Salam Confidence!