Penting! 6 Jenis Public Speaking Yang Harus Diketahui – Public Speaking  adalah aktivitas komunikasi yang melibatkan dua orang atau lebih dalam satu interaksi yang mempunyai intensi tertentu. Intensi yang dimaksud adalah maksud dan tujuan yang dijadikan substansi maupun goals pada akhir pelaksanaan public speaking.

Penting! 6 Jenis Public Speaking Yang Harus Diketahui

Komunikator yang melaksanakan public speaking  semestinya bisa memahami apa orientasi yang dipakai dalam berkomunikasi dengan lawan bicaranya. Apakah ia ingin menyampaikan informasi, mengajak seseorang untuk melakukan sesuatu, atau ada motif lainnya? Untuk mengetahui apa orientasi awal yang dipakai untuk men-setting  intensi Anda dalam public speaking, Anda harus mengenali 6 Jenis Public Speaking pada artikel berikut ini.

1. Ceremonial Speaking

Ceremonial Speaking  merupakan jenis komunikasi publik yag mengarah pada forum-forum seremonial (peresmian). Sebut saja misalnya pidato seremonial, sambutan, pidato pernikahan, dan lain sebagainya.

Karakter dari Ceremonial Speaking  cenderung dilaksanakan secara formal. Artinya, Ceremonial Speaking  ini diaktualisasikan secara lebih resmi sebab tempatnya pun berada pada acara/ program yang penting.

2. Persuasive Speaking

Persuasive Speaking  adalah jenis pembicaraan yang mempunyai maksud untuk persuasi (mengajak). Substansi ajakan yang terkandung dalam jenis Persuasive Speaking  ini sangat beragam coraknya dan bisa dilaksanakan oleh siapapun. Goals  dari jenis komunikasi ini adalah untuk memberikan efek persuasif atau ajakan, dari yang tidak melaksanakan menjadi melaksanakan; atau dari yang tidak membeli menjadi membeli.

Persuasive Speaking paling kentara apabila kita melihat gaya komunikasi seorang salesman. Sebab seorang salesman  harus mampu mengajak calon konsumennya untuk membeli produk yang ditawarkan.

3. Demonstrative Speaking

Demonstrative Speaking  adalah salah satu jenis komunikasi publik yang bersifat prosedural. Maknanya, Demonstrative Speaking  dilakukan untuk memberitahu orang lain terkait dengan hal-hal yag bersifat teknis. Seperti seorang guru agama mendemonstrasikan tata cara wudhu  kepada muridnya, atau seorang pedagang yag mendemonstrasikan cara menggunakan sebuah alat elektronik dengan benar.

4. Informative Speaking

Informative Speaking  mempunyai pengertian bahwa jenis komunikasi ini bersifat informatif (memberi tahu). Informative Speaking  menggambarkan sebuah struktur komunikasi yang umum digunakan oleh manusia, yakni menginformasikan suatu hal seperti peristiwa yang terjadi, bercerita tentang seseorang dan lain sebagainya.

Selain itu, Informative Speaking  digunakan sebagai bentuk pemaparan kepada orang lain dengan tujuan agar menjadi “tahu”. Biasanya, Informative Speaking juga bisa didukung dengan junjungan data yang dapat menunjang keabsahan informasi yang disampaikan.

5. Actuate Speaking

Selanjutnya adalah Actuate Speaking yang mempunyai makna seperti Persuasive Speaking  namun dengan kualitas yang lebih tinggi. Artinya, Actuate Speaking  mempunyai tujuan agar seseorang mau melaksanakan suatu hal yang bersifat tindakan. Seperti seorang jenderal yang melakukan sebuah pidato untuk mengobarkan semangat ketika berperang.

6. Entertain Speaking

Terakhir, Entertain Speaking  merupakan karakter komunikasi publik yang bersifat menghibur. Intensi ini cukup umum digunakan oleh para publik figur dengan struktur komunikasi yang luwes dan tidak terlalu formal. Contohnya seperti para standup comedian yang melakukan speaking to entertain  kepada penontonnya.

Nah! Itulah 6 Jenis Public Speaking yang selayaknya bisa Anda ketahui. Sekarang, apakah Anda ingin kualitas public speaking  semakin top? Ikuti serangkaian program dari Kursus Public Speaking Online by TDX Indonesia. Anda bisa berkonsultasi seputar pengembangan skills komunikasi & public speaking  bersama Motivator Terbaik Indonesia. Segera hubungi kami pada kontak yang telah tersedia. Salam Confidence!