7 Contoh Pelayanan Negatif ke Pelanggan! – Melayani pelanggan merupakan sebuah kiat yang dapat diterapkan oleh perusahaan untuk mengoptimalkan pelayanan dan kepuasan pelanggan atas sebuah pengalaman transaksi. Hal ini memungkinkan perusahaan menarik pelanggan baru, mempertahankan loyalitas pelanggan serta meningkatkan penjualan dan margin.
Beberapa dari Anda mungkin pernah mengalami service yang buruk atau negatif. Perlu diketahui bahwa service yang baik untuk pelanggan adalah nilai penting bagi setiap pelanggan.
7 Contoh Pelayanan Negatif ke Pelanggan!
Anda bisa bekerja sama dengan KelasBicara by TDX Communication untuk mengasah bagaimana kompetensi pelayanan yang baik. Training & mentoring dengan trainer kami, Motivator Indonesia, tepat ditujukan untuk para pegawai, khususnya yang berkecimpung langsung dengan interaksi pelanggan.
1. Abai terhadap Masukan
Pertama, salah satu perilaku pelayanan yang kurang baik adalah abai terhadap masukan pelanggan. Kita harus paham bahwa rekomendasi pelanggan menunjukkan kepedulian mereka terhadap apa yang harus dibenahi. Terima saja dulu, paling penting Anda sudah menghargai masukan pelanggan tersebut.
2. Tidak Responsif
Responsif menjadi salah satu hal yang harus diimplementasikan dalam sebuah pelayanan. Bagaimana jika pelanggan ingin mendapatkan solusi yang cepat, namun pelayanannya tidak responsif? Jadi, cobalah untuk mengoptimalkan waktu dalam memberikan pelayanan yang efektif dan efisien.
3. Terlalu Kaku dengan Protokoler
Protokoler itu menjadi sebuah pedoman dalam melakukan sebuah tindakan. Terlebih dalam divisi pelayanan pelanggan, yang mesti menerapkan service ala brand, harus memahami apa protokoler yang ada. Namun terkadang terlalu kaku dan memaksakan apa yang ada di protokoler juga tidak baik, jadi upayakan untuk tetap dinamis ya!
4. Menyampaikan Informasi Salah
Informasi yang salah merupakan tindakan pelayanan yang fatal, apalagi yang terkait dengan bisnis farmasi & kesehatan. Anda harus bisa memberikan pelayanan optimal dengan menyampaikan informasi berdasarkan atas data serta panduan yang ada. Karena informasi yang salah bisa membahayakan para konsumen Anda.
5. Kurang Cekatan
Bisa saja Anda sudah responsif terhadap berbagai keluhan yang dihadapi oleh pelanggan, namun belum sempurna bila tidak cekatan. Sikap ini menunjukkan karakter sebuah brand yang bisa memberikan service secara cepat. Maka dari itu, semakin minim waktu resolusi untuk pelanggan, maka hal ini juga semakin bagus.
6. Mengganggu Privasi Pelanggan
Ada berbagai macam karakter seseorang, ada yang memang sukarela berbagi apa saja ranah privasi mereka, dan juga ada yang ingin menjaga. Mengambil lebih aman, jangan sampai pelayanan yang disampaikan kepada pelanggan menyentuh ranah privasi. Urus saja masalah konkret yang dihadapi, jangan menjamah hal-hal yang dapat menyinggung.
7. Kurangnya Etika Komunikasi
Etika berkomunikasi merupakan salah satu hal yang sangat signifikan. Misalnya mengaktualisasikan etika komunikasi ke pelanggan yang lebih tua, atau pelanggan muda, tentu akan berbeda strategi komunikasinya.
Training Bersama Motivator Indonesia!
Nah, lakukan pendalaman pada aspek-aspek ini bersama KelasBicara by TDX Communication. Hadiahkan training & mentoring untuk pegawai Anda, utamanya dalam memaksimalkan etika komunikasi. Sesi training di TDX Communication akan dipimpin langsung oleh Motivator Indonesia. Ingin konsultasi? Segera hubungi admin di bawah ini, Salam Confidence!