Pahami! Ini 5 Karakteristik Komunikasi Massa – Komunikasi Massa merupakan akronim dari komunikasi media massa. Jenis komunikasi massa sudah menjamah dalam ranah yang lebih luas. Jika kita mengenal komunikasi intrapersonal-interpersonal, komunikasi organisasi, maka komunikasi massa terletak lebih di atasnya lagi.

Komunikasi massa ditujukan untuk publik yang sangat luas. Karakteristik sasaran publik yang dimaksud pun heterogen, anonim dan kolektif dalam jumlah yang besar. Sebagaimana yang disampaikan oleh John R. Bittner (1989) bahwa

“Komunikasi massa merupakan skema stimulasi sebuah pesan kepada seseorang dalam jumlah besar melalui media massa”

Komunikasi Massa

Pahami!  Ini 5 Karakteristik Komunikasi Massa

Keterlibatan komunikasi massa lebih dominan pada media massa, seperti media cetak, media elektronik dan media online. Nah! Tentunya setiap hal punya karakteristiknya masing-masing, termasuk komunikasi massa. Dalam artikel ini, kita akan mengulas 5 Karakteristik Komunikasi Massa yang dimaksud.

1. Sifatnya Universal

Semua informasi dalam skema komunikasi massa yang diakses melalui media massa bersifat sangat umum. Maksudnya, informasi bisa diakses oleh semua orang tanpa kategori dan karakteristik tertentu. Jadi, sering kita temui bahwa pesan dan informasi yang kita baca melalui media massa umumnya menggunakan bahasa-bahasa yang mudah dimengerti.

2. Satu Arah

Aktivitas komunikasi massa mempunyai karakteristik yang satu arah. Artinya, pesan dan informasi yang disajikan dalam komunikasi massa hanya mempunyai orientasi penyampaian, tidak ada timbal balik secara langsung oleh komunikan. Hal ini tentu berbeda dengan pelaksanaan komunikasi konvensional, yang mana komunikator dan komunikan bisa berdialog secara langsung.

Memang, timbal balik terkadang juga tetap bisa dilaksanakan dalam komunikasi massa, namun dengan keterbatasan. Misalnya sebuah konten berita di website, maka interaksi biasanya bisa dilakukan di kolom komentar. Akan tetapi, kadang respon yang diberikan pun juga umum dan memerlukan waktu.

3. Terintegrasi Dalam Unit Kelembagaan

Komunikasi massa memang disampaikan oleh seorang secara individu. Terkadang fakta ini dibuktikan dengan keterangan author pada konten yang diberikan. Akan tetapi, komunikasi massa cenderung beroperasi secara terstruktur dalam wadah kelembagaan. Maksudnya, komunikasi massa mempunyai strukturnya tersendiri, mulai dari seorang wartawan, presenter hingga tim kreatifnya.

Banyak lembaga yang berada dalam spektrum ini, sebut saja seperti Kompas, JawaPos, Detik dan media-media massa lainnya.

4. Sasaran Yang Variatif & Anonim

Sebagaimana yang telah disampaikan di atas bahwa sasaran komunikan pada komunikasi massa bersifat universal dan umum. Para pembaca/ penonton dari konten komunikasi massa bisa diakses oleh siapa pun dan tidak bisa dikenali satu-persatu. Baik yang masih anak-anak hingga yang sudah dewasa, ataupun yang berprofesi sebagai pedagang hingga presiden pun bisa menikmati konten komunikasi massa.

5. Metode Broadcast/ Serempak

Sebuah konten yang dilayangkan dalam komunikasi massa disampaikan dalam waktu yang sama. Misalnya pada media online  berupa website atau bahkan video di Youtube. Ketika satu konten diunggah, maka dalam waktu yang sama banyak orang bisa melihat artikel/ video yang sudah diunggah oleh sang komunikator (penyedia informasi massa). Ini menunjukkan bahwa penyampaian suatu pesan dalam komunikasi massa mempunyai metode broadcast  atau serempak.

Nah! Itu dia 5 Karakteristik Komunikasi Massa. Ikuti terus berbagai wawasan seputar dunia komunikasi-informasi melalui KelasBicara.com by TDX Indonesia. Anda pun bisa berkonsultasi tentang masalah skills  komunikasi & public speaking  kepada Motivator Indonesia secara langsung. Segera hubungi kami! Salam Confidence.