Mulailah Waspada, Ini 5 Ciri Kantor yang Toxic! – Kita mengetahui bahwa tempat pekerjaan adalah rumah kedua bagi sebagian besar orang. Maka dari itu, lingkungan kerja turut mempengaruhi bagaimana seseorang bertindak. Apabila sebuah kantor memiliki penghuni yang saling memotivasi dan suportif, maka ini bisa berdampak positif bagi produktivitas. Namun sebaliknya apabila tidak ada konektivitas dan kesolidan antar tim, maka tidak ada kenyamanan di sana.
Mulailah Waspada, Ini 5 Ciri Kantor yang Toxic!
Cegahlah lingkungan kerja Anda menjadi kantor yang toxic, yakni di mana tempat yang bisa mempengaruhi perilaku negatif. Misalnya seperti malas adanya manipulasi, tidak produktif, rawa konflik dan lain sebagainya. Perhatikan 5 ciri kantor atau lingkungan kerja yang toxic dalam ulasan berikut ini.
1. Kecemasan Terjadi di Kantor
Pelatih karier, Eli Bohemund, menjelaskan bahwa lingkungan kerja yang beracun (toxic) ditandai dengan perasaan cemas dan tidak aman terhadap kondisi psikologis di kantor.
Perasaan takut ini diterjemahkan menjadi ketakutan karena akan dihukum, dihina, dan bahkan didiskriminasi karena bicara. Kegiatan seperti mencurahkan pendapat, opini, menjadi sebuah malapetaka dan menyebabkan ketakutan yang mencemaskan. Jika ditelisik maka adanya kecemasan ini bisa berasal dari berbagai pihak, contohnya pimpinan atau kolega sendiri.
2. Adanya Kebiasaan Bergosip
Jangan anggap bergosip di tempat kerja adalah hal yang lumrah dilakukan. Ini sangat fatal karena bergosip adalah tanda bahwa sedang ada diskriminasi dan tidak fokus terhadap pekerjaan yang sedang dilakukan.
Khawatirnya apabila gosip sudah merebak di kantor, maka seluruh karyawan tidak akan fokus terhadap pekerjaan. Maka ini bisa menurunkan produktivitas mereka. Mereka akan lebih suka mengulik sisi lain di luar pekerjaan daripada menyelesaikan tugas yang dibebankan kepada mereka.
Selain itu, adanya gosip juga mencerminkan bagaimana miskomunikasi tim terjadi di sana. Tidak ada komunikasi yang solid karena rekan kerja masih suka menggunjing koleganya yang lain.
3. Karyawan Sering Berganti
Apabila Anda tengah melakukan penyelidikan lebih mendalam di kantor dan menemui tingkat turn over yang tinggi, maka Anda harus waspada. Tingkat turn over ini diartikan sebagai karyawan yang meminta resign atau keluar dalam jangka waktu yang pendek, apalagi jika tidak disertai dengan alasan-alasan yang jelas. Jika hal ini terjadi, Anda perlu melakukan evaluasi atas komunikasi tim yang sedang terjadi di kantor.
4. Dipimpin Manajer Tidak Kompeten
Perusahaan atau organisasi apa pun harus memiliki seorang pimpinan yang tugasnya menjalankan manajemen dengan kendali yang bijak. Tetapi, tidak semua manajer dapat memelihara perusahaan serta membuat karyawan merasa terlindungi. Contohnya dengan membuat peraturan yang tak wajar, memihak dan menghukum berulang kali, serta membebani karyawan berlebihan.
5. Sering Merasa Sakit & Malas
Kemudian terdapat ciri lingkungan kerja yang toksik ketika Anda sering merasa sakit atau bahkan sering merasa malas ketika ingin berangkat bekerja. Ini timbul akibat pengaruh yang diberikan oleh kantor, tempat di mana Anda bekerja, terhadap kondisi fisik serta mentalitas Anda. Bisa saja seseorang merasa stres akibat beban yang terlalu berlebihan di kantor sehingga ia harus sakit.
Melihat kenyataan ini, seorang HRD ataupun pimpinan perusahaan harus melakukan evaluasi serta peningkatan terhadap komunikasi tim agar lebih solid. Mencegah lebih baik daripada mengobati, bukankah begitu?
Anda bisa bekerja sama dengan KelasBicara by TDX Communication untuk melangsungkan acara Pelatihan Komunikasi Organisasi pada saat acara gathering oleh perusahaan. TDX akan menggandeng trainer handal yang berpengalaman memberikan seminar, workshop dan pelatihan ke berbagai perusahaan top nasional. Ingin konsultasi seputar event? Segera hubungi admin kami ya. Salam confidence.