Jenis Penolakan Cold Calling & Cara Menghadapinya! – Cold calling adalah kiat untuk peningkatan penjualan yang terkenal dan telah diaplikasikan oleh banyak salesman. Cara ini berfokus dalam rangka untuk menarik atensi calon pelanggan yang awalnya tidak tertarik dengan produk, menjadi tertarik dan mengawali sebuah transaksi.

Berbeda halnya dengan warm calling, di mana ada momentum saat calon pelanggan telah menyampaikan minatnya terhadap sebuah produk. Dengan begitu, mudah untuk mendekati mereka atau meyakinkan mereka dalam bertransaksi (deal).

Jenis Penolakan Cold Calling & Cara Menghadapinya!

Perlu diketahui bahwa tak sedikit tenaga penjualan yang cold calling yang harus ditolak atau mengalami penolakan oleh pelanggan loh! Kenali dan atasi tanda-tanda penolakan tersebut dengan cara mengatasi yang tepat. Simak berikut ini,

a. Pelanggan Tidak Tertarik Ketika Anda Melakukan Cold Calling

Jika calon konsumen telah mengatakan bahwa mereka tidak tertarik terhadap sebuah produk, maka berikan statement yang jelas dengan pertanyaan lanjutan, bahwasanya apa topik yang bisa menarik minat konsumen tersebut.

Jika jawabannya masih tidak, coba berikan statement bahwa Anda memahami posisi yang sedang dialami oleh prospek, bahwa mungkin mereka sedang sibuk, dan konfirmasikan kembali bahwa calon pelanggan sedang berbicara dengan orang yang tepat di perusahaan. Jadi, jika suatu saat mereka berubah pikiran, maka mereka bisa menghubungi Anda kembali.

Sebaliknya, jika prospek menunjukkan ketertarikan, maka jelaskan bahwa bertemu secara langsung bisa memberikan manfaat wawasan dan juga kejelasan mengenai produk yang mereka tanyakan. Klien potensial ini harus dilayani dengan baik agar bertujuan pada kesepakatan di akhir pertemuan nanti. Akhiri dengan menyuguhkan tawaran hari dan waktu untuk bertemu dengan Anda, dengan tujuan membuatnya menerima tawaran pertemuan terakhir.

b. Calon Pelanggan Menyatakan Bukan Waktu yang Tepat

Jika Anda menerima jenis tanggapan ini, jelaskan bahwa Anda sedang melakukan penawaran, serta tanyakan apakah ini waktu yang tepat untuk menghubungi mereka, kemudian apa alasan mereka tidak menerima tawaran Anda.

Jika jawaban untuk keduanya adalah tidak, jangan sesekali ragu untuk bertanya kepada mereka kenapa waktu ini bukanlah waktu yang tidak tepat untuk bertransaksi. Jika beruntung, calon pelanggan tersebut akan menyampaikan alasan mereka kenapa tidak ingin bertransaksi dan menerima penawaran Anda saat ini. Dalam hal ini, lakukanlah penelusuran atas data yang Anda peroleh dari calon konsumen tersebut.

Sekali lagi, jika momen tersebut belum dirasa penting bagi calon pelanggan, cobalah kembali untuk fokus terhadap penawaran Anda serta keuntungan apabila menggunakan produk/ layanan yang ditawarkan. Nyatakan bahwa Anda telah menangani hal yang sama dan kerja sama itu berhasil. Tawarkan kembali, jika calon konsumen tersebut bersedia untuk mendengar apa yang Anda tawarkan, bersegeralah menetapkan tanggal untuk bertemu langsung.

c. Prospek Telah Deal Dengan Kompetitor

Anda akan menghadapi momen runyam, yakni saat prospek memberi tahu Anda mereka senang dengan kesepakatan yang telah dijalin dengan kompetitor. Bagaimana cara memecahkan hal ini? Triknya adalah membuat prospek berpikir untuk beralih mitra ke merek Anda.

Anda dapat memiliki pendapat tentang hubungan kerja yang dianggap baik. Coba gali lebih dalam mengenai celah yang sebenarnya ada, tetapi calon pelanggan tidak dapat melihat dan berinteraksi dengan penawaran Anda.

Pertanyaan terakhir adalah apa yang dapat diidentifikasi sebagai nilai plus dari merek atau produk yang Anda tawarkan. Diferensiasi ini bisa menginspirasi calon pelanggan untuk berpikir kembali serta melakukan pertimbangan untuk menggunakan merek Anda.

Ikuti Pelatihan Dengan Motivator Indonesia!

Nah, itulah beberapa jenis penolakan yang biasanya ditemui para salesman saat melakukan cold calling. Dalami komunikasi bisnis & pelayanan yang baik bersama KelasBicara by TDX Communication. Anda akan diajarkan langsung oleh trainer terbaik, yang berpengalaman di bidang salesmanship, motivating, leadership, teamwork, public speaking & communication skill.

Ingin menggelar pelatihan bersama Motivator Indonesia by TDX? Atau ingin undang kami untuk mengisi acara gathering perusahaan Anda? Segera hubungi admin di bawah ini, Salam Confidence!