7 Contoh Komplain Pelanggan, Atasi Segera! – Sebagai seorang pebisnis, maka kita mesti bisa menyelesaikan setiap keluhan pelanggan, karena kita berpotensi menerima kejadian tersebut.

Kita juga harus menyadari bahwa setiap customer mempunyai seleranya masing-masing, mereka yang tidak puas dengan sebuah produk/ jasa, maka mereka akan sering mengeluh. Anda dapat mempersiapkan diri yakni dengan mengidentifikasi apa saja jenis keluhan para customer serta kiat-kiat untuk mengatasinya.

Perlu diketahui bahwa tak semua keluhan para pelanggan sifatnya buruk. Anda dapat belajar banyak dari keluhan yang mereka kirimkan, guna meningkatkan performa bisnis ke depannya.

7 Contoh Komplain Pelanggan, Atasi Segera!

Bersama KelasBicara by TDX Communication, Anda bisa mendalami masalah komunikasi pelayanan yang optimal. Dengan master trainer terbaik, Anda bisa menyelenggarakan event Pelatihan Komunikasi untuk karyawan, khususnya yang berhadapan langsung dengan para customer.

Apa saja contoh-contoh keluhan yang biasanya disampaikan oleh pelanggan? Ketahui 7 contoh keluhan berikut ini!

1. Terlalu Lama Menunggu

Waktu adalah aspek krusial pada pengalaman kepuasan bagi setiap customer. Masalah ini menyangkut pada efisiensi pelayanan, pengemasan sebuah komoditas, pengiriman, sampai efisiensi pada setiap resolusi masalah pelanggan.

Jika waktu tidak dapat diperhatikan dengan baik oleh sebuah bisnis, maka akan menciptakan ketidakpercayaan customer dan tidak bahagia menggunakan produk/ jasa dari Anda. Mereka yang menunggu terlalu lama akan merasa diabaikan dan dinomor dua kan.

Untuk itu, customer service harus memerhatikan pelayanan kepada pelanggan se efektif & efisiensi mungkin. Kita harus menyadari bahwa customer membutuhkan jawaban cepat & tidak buang-buang waktu.

2. Produk Cacat atau Rusak

Alasan keluhan yang kerap dijumpai adalah customer menerima produk yang dibelinya mengalami kecacatan atau kondisi yang tidak baik. Misalnya produk rusak berat, pengemasan tidak aman, tidak lengkap, dan lain sebagainya.

Hal tadi bisa sebagai alasan pelanggan untuk menyampaikan keluhannya. jangan dianggap sepele, karena pengecekan produk sebelum dikirim sangat krusial buat memvalidasi seluruh produk. Sebab jika tidak disortir dengan baik, akan berujung fatal kemudian.

3. Pelayanan Kurang Memuaskan

Secara naluriah, manusia (sebagai konsumen) pasti menginginkan pengalaman paling memuaskan saat ia bertransaksi. Tapi kerap kita menemukan pelanggan yang menerima layanan yang kurang maksimal, hal ini jelas membuat customer merasa tidak puas.

Jika karyawan Anda menyuguhkan layanan yang buruk, maka harus ada teguran untuk evaluasi ke depannya. Sampaikan bahwa pelayanan harus dioptimalkan melalui tutur kata yang baik, ekspresi yang ramah dan humanis.

4. Abai Terhadap Feedback Media Sosial

Media sosial berperan penting untuk kelangsungan bisnis saat ini, termasuk untuk menjawab setiap keluhan & pertanyaan customer. Sebelum pelanggan menjelajahi basis FAQ mengenai keluhan mereka secara resmi, ketahui lah bahwa para pelanggan juga akan mencoba menjalin interaksi via media sosial, seperti Facebook, Instagram, Website, Email atau LinkedIn.

Jadi penting untuk memerhatikan setiap layanan media sosial dan menjawab keluhan mereka dari kanal-kanal tersebut.

5. Keluhan Diabaikan

Terkait dengan keluhan sebelumnya, bahwa apabila keluhan tidak ditindaklanjuti  secara cepat, maka dapat menimbulkan masalah baru bagi Anda. Mestinya customer service Anda bisa melakukan penyelidikan atas keluhan pelanggan, agar masalah cepat teratasi. Jangan sampai keluhan tersebut diabaikan begitu saja tanpa ada tindak lanjut. Jelas Ini akan membuat customer semakin tidak puas dan menimbulkan keluhan baru.

6. Penjelasan Berulang

Pelanggan biasanya akan kesal saat diminta untuk menjelaskan kembali keluhan mereka untuk kedua kalinya. Hal ini kerap ditemui saat customer akan dialihkan pada divisi lain pada penanganan, atau yang berurusan dengan pihak yang bisa menangani. Oleh karena itu, tim perlu melakukan pemantauan keluhan pelanggan untuk mencegah pengulangan penjelasan masalah dari pelanggan Anda.

7. Keterlambatan Produk

Keterlambatan pengiriman barang memang sering terjadi dan kerap ditemui. Namun yang bermasalah adalah ketika tidak menginformasikan kepada customer terhadap keterlambatan tersebut. Jika pelanggan tidak diinformasikan mengenai sebuah keterlambatan produk, maka Anda berpotensi untuk menerima feedback negatif.

Pelatihan Komunikasi Pelayanan Bersama Motivator Indonesia!

Nah, itulah beberapa contoh keluhan yang kerap ditemui saat pelanggan merasa tidak puas. Dengan mengetahui keluhan yang ada, Anda semestinya bisa melakukan evaluasi dan pembenahan ke depannya.

Bersama KelasBicara by TDX Communication, Anda bisa menguatkan potensi komunikasi pelayanan secara optimal. Anda bisa mengundang trainer terbaik kami untuk memberikan training & mentoring kepada pegawai. Ingin konsultasi? Segera hubungi admin di bawah ini, Salam Confidence!