Cara Kurangi Filler Bicara, Tidak Mudah menggumam! – Pernahkah Anda menggumam saat berbicara ? Contohnya seperti mengucapkan kata “Um; eng; uh“, dan sebagainya. Kata-kata ini merupakan sebuah pengisi dalam suatu jeda bicara, yang sering dinamakan dengan filler.

Filler  dalam berbicara biasanya menunjukkan bahwa seseorang sedang mengalihkan pikirannya pada kata-kata. Dalam artian, seorang speaker akan melakukan verbalisasi pikiran. Apakah ini wajar? Yap, namun harus Anda minimalisir, karena akan sangat mengganggu.

Cara Kurangi Filler Bicara, Tidak Mudah menggumam!

Steven D. Cohen mengatakan bahwa seorang speaker yang hebat adalah yang mampu untuk mengurangi filler  dari pembicaraannya. Nah! Bagaimana Cara Mengurangi Filler & Menggumam Saa Bicara? Simak selengkapnya berikut ini,

Definisi Filler Berbicara

Filler adalah kata atau frasa yang digunakan untuk mengisi kekosongan atau jeda dalam percakapan. Filler sering digunakan ketika seseorang sedang mencari kata yang tepat untuk digunakan, atau ketika mereka memerlukan waktu untuk berpikir tentang apa yang akan mereka katakan selanjutnya.

Contoh filler yang umum digunakan dalam bahasa Inggris termasuk “um“, “ah“, “like“, “you know“, “well“, “actually“, dan sebagainya. Meskipun penggunaan filler dapat membantu mengisi kekosongan dalam percakapan, penggunaan yang berlebihan dapat membuat pembicara terdengar tidak percaya diri atau tidak berpengalaman.

1. Lakukan Pause: Jeda Bicara

Salah satu penyebab dari adanya filler  adalah seseorang mengalihkan proses berpikirnya dalam sebuah pembicaraan. Verbalisasi pikiran inilah yang kemudian dimanifestasikan dalam bentuk filler.

Penyebab dari teralihnya proses berpikir ini salah satunya yakni karena terburu-burunya seseorang untuk menyampaikan suatu hal. Atau dalam kasus lain, seseorang belum mematangkan apa yang ingin diucapkannya.

Untuk itu, salah satu metode yang patut Anda gunakan adalah dengan melakukan jeda pembicaraan. Artinya, sediakan sejimpit waktu untuk bisa mengolah sekaligus mematangkan apa yang akan Anda bicarakan.

2. Switching

Metode kedua ini juga bisa Anda coba, yakni dengan menggunakan switching. Switching  merupakan cara untuk menggantikan kata filler  dengan cara lain.

Contoh dari switching adalah yakni dengan merapatkan bibir Anda. Jika Anda membutuhkan waktu untuk berpikir di tengah pembicaraan, maka Anda bisa berhenti sejenak dengan mengakhiri kalimat terakhir dengan menutup bibir, seperti kata “p” atau “b”. Latihlah cara switching ini secara berkala untuk menciptakan kebiasaan.

Nah! Itulah Cara Mengurangi Filler & Menggumam Saat Bicara yang bisa Anda praktikkan secara berkesinambungan untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Jangan lupa untuk tetap melatih kemampuan communication & public speaking skills  dengan mengikuti Kursus Public Speaking di kelasbicara.com. Tentunya, bersama Motivator Indonesia, Anda bisa menuntaskan problem tersebut kepada praktisinya secara langsung. Segera hubungi kami pada narahubung di bawah ini, Salam Confidence!