Kiat Wujudkan Komunikasi Asertif di Kantor Anda!  – Melaksanakan komunikasi di tempat kerja memanglah butuh tingkat integrasi yang tinggi. Selain harus didasari denga kesolidan tim secara kuat, interaksi-komunikasi antar sesama rekan kerja juga harus terjalin dengan baik.

Komunikasi Asertif

Kiat Wujudkan Komunikasi Asertif di Kantor Anda!

Di samping itu, dinamika yang terjadi di ruang kantor terkadang membuat suasana semakin beragam. Maksudnya, situasi kantor membuat berbagai macam kondisi yang bisa mewarnai kinerja, baik situasi yang sedang santai hingga aktif-agresif. Nah! Dalam situasi-situasi tersebut, kita juga semestinya bisa mengaktualisasikan komunikasi secara apik. Inilah kondisi di mana komunikasi asertif bisa dilaksanakan.

Untuk mengetahu bagaimana relevansi perwujudan komunikasi asertif di kantor, simak selengkapnya pada artikel di bawah ini,

a. Definisi Komunikasi Asertif

Komunikasi asertif bisa didefinisikan sebagai model komunikasi yang berimbang. Maksudnya, komunikasi asertif mampu memadukan sebuah model komunikasi pasif dan aktif dalam sebuah satu skema. Hal ini memberikan gambaran bahwa komunikasi asertif dianggap sebagai komunikasi yang adaptif terhadap situasi dan kondisi kantor yang sedang berlangsung.

Komunikasi asertif ini dibangun atas rasa tenggang rasa dan emosi kordial yang tinggi antar sesama. Baik komunikator, maupun komunikan sebaiknya bisa menggunakan komunikasi asertif dalam mewujudkan arus komunikasi yang tetap stabil dan produktif. Komunikasi asertif menjadi solusi atas ketimpangan karakter seseorang yang cenderung agresif dan pasif dalam suatu hubungan relasional.

b. Style Komunikasi Asertif

Dalam aktualisasinya, komunikasi asertif sangat memperhatikan peran dan proporsi keterlibatan dalam berinteraksi. Sebagaimana yang telah dipaparkan sebelumnya, bahwa komunikasi asertif menggabungkan sekaligus menyeimbangkan dua style komunikasi, yakni pasif dan aktif.

Komunikasi asertif mempunyai karakteristik yang menarik. Corak yang harus diwujudkan dalam komunikasi asertif adalah memperhatikan keadaan yang terjadi di lapangan. Apakah memang keadaan di kantor sedang mengalami ketegangan, maka seorang komunikator asertif mampu meredam dengan style  pembicaraan yang kordial.

Sebaliknya, jika situasi kantor cenderung terlalu abai dan lemah, komunikasi asertif pun bisa diaktualisasikan. Yakni dengan menyampaikan sebuah komunikasi yang tegas, tepat sasaran dan powerful  namun dengan polesan komunikasi yang masih humanis. Jadi tidak ada pihak yang merasa tertekan.

c. Tujuan Komunikasi Asertif

Merujuk pada penjelasan di atas, komunikasi asertif memiliki efektivitas yang lebih dominan apabila mampu direalisasikan dalam sebuah unit organisasi atau kantor. Akan tercipta sebuah relasi yang berdiri di atas rasa tenggang rasa dan kesadaran akan sebuah tanggung jawab. Berikut ini adalah rincian dari goals pelaksanaan komunikasi asertif di kantor:

  • Kasta komunikasi menjadi lebur dan terintegrasi,
  • Perasaan menghargai akan tumbuh antar sesama rekan kerja,
  • Menjadi strategi jitu dalam pelaksanaan komunikasi bisnis di ruang kerja,
  • Mewujudkan kinerja yang kritis namun tetap berimbang secara logis dan humanis,
  • Tidak ada bentuk diskriminasi dalam hubungan kerja.

Nah! Demikian Komunikasi Asertif di Kantor yang bisa Anda wujudkan, baik sebagai pimpinan maupun pegawai. Lakukan pengembangan kinerja di kantor Anda bersama BIGBI INTI dan KelasBicara.com by TDX Indonesia. Dengan melangsungkan In House Training  bersama Motivator Indonesia, Anda bisa meraih produktivitas kinerja kantor yang lebih meningkat.

Segera konsultasikan masalah bisnis maupun komunikasi Anda melalui narahubung di bawah ini. Salam Confidence!

WA: 0821 3432 3274
Email: bigbi.motivator@gmail.com